Satu Konten Viral Bisa Dimaknai Berbeda, Guru Besar UK Petra Kenalkan Metode Riset Ini
"Jangan mentang-mentang objeknya digital langsung dianggap cocok pakai Phenomenography Digital. Kita harus tetap kritis menyaring informasi viral, fokus memahami keberagaman cara pandang orang, dan terus menggalinya hingga tuntas ke akar masalah agar tidak mudah tertipu oleh riuhnya persepsi semu di dunia maya," kata guru besar yang aktif sebagai dosen di UK Petra sejak 2006 itu.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum istimewa bagi Prof Gatut. Menurut dia, gelar profesor bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga tanggung jawab untuk terus mengembangkan ilmu dan memberikan dampak bagi masyarakat.
"Menjadi profesor bukan sekadar tentang gelar, tapi tentang tanggung jawab untuk terus belajar, membagikan ilmu, dan membentuk manusia. Terlebih dalam Ilmu Komunikasi, ketika orang makin mudah berbicara namun sulit mendengarkan, ilmu komunikasi harus hadir untuk membangun pemahaman, menjembatani perbedaan, dan menghadirkan perubahan," ujar Rektor UK Petra Prof Dr (HC) Ir Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng.
Dengan bertambahnya Prof Gatut sebagai guru besar, total guru besar yang aktif mengajar di UK Petra kini mencapai 17 orang. (mcr12/jpnn)
Satu konten viral bisa memunculkan persepsi berbeda pada setiap orang. Prof Gatut mengenalkan Phenomenography Digital untuk membacanya.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News