Telkom University Surabaya Kembangkan SIPosyandu 2.0 Berbasis IoT untuk Cegah Stunting
Tim pengembang turut membekali sistem dengan dashboard analitik yang dapat digunakan untuk memantau indikasi stunting secara by name by address. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu kader dan tenaga kesehatan melakukan evaluasi kondisi balita sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data di tingkat kewilayahan.
Pengembangan teknologi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem digital posyandu sebagai salah satu garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting. Selain pengembangan aplikasi dan perangkat, tim dosen juga memberikan pelatihan literasi digital kepada para kader.
Pelatihan dilakukan agar kader dapat mengoperasikan perangkat dan sistem secara mandiri dalam kegiatan pelayanan posyandu. Pengembangan SIPosyandu 2.0 tersebut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam penguatan inovasi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Program tersebut juga mendukung upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam menekan angka stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat tahun pendanaan 2026 yang didukung dan didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (mcr12/jpnn)
Telkom University Surabaya mengembangkan SIPosyandu 2.0 berbasis IoT yang terhubung timbangan digital untuk membantu pemantauan balita.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News