Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, Luas Lahan Terbakar Tembus 10 Hektare
Oemar menyebut luasan lahan yang terdampak karhutla meningkat dibandingkan laporan sebelumnya yang menyebut area yang terbakar diperkirakan mencapai 7,9 hektare. Namun, luasan tersebut bertambah menjadi sekitar 10 hektare.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena titik api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
"Luasan karhutla di Gunung Bromo yang merupakan kawasan TNBTS dari 7,9 hektare menjadi 10 hektare, namun kemungkinan bisa bertambah karena titik api belum padam 100 persen," tuturnya.
Kebakaran tersebut juga berdampak terhadap aktivitas wisata di Gunung Bromo.
Balai Besar TNBTS menutup tiga akses wisata untuk mendukung proses pemadaman sekaligus memastikan keselamatan wisatawan. Tiga akses yang ditutup berada di Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Penutupan dilakukan sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Walakin, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.
Namun, akses wisata yang dibuka tetap terbatas menyesuaikan kondisi di lapangan. (antara/mcr12/jpnn)
Karhutla Gunung Bromo belum padam. Luas lahan terbakar bertambah dari 7,9 menjadi 10 hektare dan petugas masih berjibaku memadamkan api.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News