Selamat dari KMP Mutiara Sentosa 2, Saleh Berenang Sambil Gigit Celana di Tengah Laut
Situasi di atas kapal semakin mencekam. Saleh melihat sejumlah penumpang ragu untuk melompat ke laut karena posisi kapal cukup tinggi dari permukaan air dan kapal masih terus bergerak.
"Jadi, kami mau loncat kita ragu-ragu juga karena masih ketinggian," tuturnya.
Saleh kemudian mengambil posisi di bagian depan kapal, tidak jauh dari tali jangkar dan selang. Namun, api terus mendekat. Tali jangkar dan selang yang berada di sekitar lokasi tersebut ikut terbakar sehingga membuat suhu di tempat Saleh berdiri makin panas.
"Itu ya di depan sekali itu yang ada jangkar itu. Tali jangkarnya itu terbakar yang sebelah kanan, belum loncat. Terbakar lagi selangnya itu belum loncat juga," ungkapnya.
Dalam kondisi semakin terdesak, kepanikan terjadi di antara penumpang. Saleh akhirnya terdorong oleh orang lain hingga tercebur ke laut.
"Akhirnya saya didorong sama orang terus saya jatuh," katanya.
Saleh tidak langsung menemukan kapal penyelamat setelah tercebur ke laut. Dia berenang sekitar 5-10 meter hingga bertemu dua penumpang yang sebelumnya sempat berbincang dengannya di atas kapal.
Keduanya disebut Saleh merupakan pedagang kambing, yakni seorang ayah dan anak. Di tengah laut, salah satu dari mereka meminta pertolongan karena tidak bisa berenang dan kesulitan bertahan di air.
Saleh selamat dari kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 dan sempat menolong ayah-anak yang tak bisa berenang di tengah laut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News