KMP Mutiara Sentosa 2 Diduga Karam, Basarnas Ungkap Detik-detik Hilang dari Permukaan
Pencarian pertama dilakukan menggunakan pesawat TNI AL jenis Cassa C-212 selama sekitar 2,5 jam. Pesawat melakukan pencarian dengan pola persegi berdasarkan koordinat yang telah ditentukan, tetapi tidak menemukan keberadaan kapal.
"Kami yakinkan dua kali penerbangan. Yang pertama pesawat TNI AL dengan Cassa C-212 selama 2,5 jam melaksanakan operasi air searching dengan koordinat yang kita berikan. Kami arahkan dengan pola square untuk melaksanakan air searching dan tidak mendapatkan hasil," jelas Syafii.
Pencarian dari udara juga dilakukan tim Polri menggunakan helikopter AW169 selama dua hari berturut-turut. Namun, upaya tersebut kembali tidak menemukan keberadaan KMP Mutiara Sentosa 2 di permukaan laut.
"Begitu juga teman-teman Polri dengan AW169 selama dua hari berturut-turut melaksanakan air searching, kemarin sore dan hari ini juga, tidak menemukan kapal itu di permukaan," ucapnya.
Syafii mengatakan pencarian bangkai kapal masih dapat dilakukan apabila dibutuhkan untuk kepentingan investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ataupun pencarian korban yang masih dinyatakan hilang.
Dia menegaskan operasi SAR pada dasarnya diprioritaskan untuk menyelamatkan dan menemukan korban.
"Kalau dari KNKT memang membutuhkan keberadaan kapal itu, tentunya operasi yang kita laksanakan adalah mendukung KNKT untuk menemukan kapal itu," katanya.
"Kalau memang ada korban yang hilang, tentunya operasi akan kita lanjutkan dalam rangka pencarian korban," imbuh Syafii.
KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep diduga karam setelah tak lagi terlihat di permukaan. Basarnas mengungkap hasil pencarian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News