SIER Bidik Investor Taiwan, Tawarkan Kawasan Industri Berbasis Teknologi Hijau
Menurut dia, teknologi tersebut memberikan gambaran mengenai fasilitas, infrastruktur, dan potensi investasi SIER secara lebih cepat, interaktif, dan efisien.
Jefri juga memaparkan rencana pengembangan bisnis SIER, termasuk ekspansi kawasan industri ke sejumlah wilayah potensial di Jawa Timur.
Ekspansi tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan lahan industri yang terus meningkat sekaligus memperkuat daya saing investasi di Jawa Timur.
"Taiwan merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dalam sektor industri dan manufaktur. Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan bahwa SIER tidak hanya menawarkan kawasan industri yang siap investasi, tetapi juga menghadirkan ekosistem industri yang semakin modern, berkelanjutan, dan mampu mendukung pertumbuhan bisnis investor dalam jangka panjang," ujarnya.
Jefri mengatakan pengelolaan kawasan industri saat ini tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan lahan.
Menurut dia, kawasan industri juga harus menyediakan layanan dan infrastruktur yang mampu memberikan nilai tambah bagi investor.
"Kami terus melakukan transformasi, mulai dari penguatan infrastruktur pendukung, pengelolaan lingkungan melalui IPAL terpadu, hingga pengembangan kawasan baru yang akan memperluas pilihan lokasi investasi di Jawa Timur," tuturnya.
Langkah tersebut, lanjut Jefri, menjadi bagian dari komitmen SIER untuk membangun kawasan industri yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa depan.
SIER membidik investor Taiwan dengan menawarkan kawasan industri modern berbasis teknologi, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di Jawa Timur.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News