Mahasiswa Ubaya Ciptakan Robot Catur AI, Bisa Melawan Manusia dengan Akurasi Tinggi
Agung mengaku ide pengembangan Smart Chess berawal dari hobinya sebagai atlet catur. Selama pengujian di laboratorium, robot tersebut mencatat tingkat kemenangan hingga 100 persen saat menggunakan AI level grandmaster.
Namun, dalam sejumlah demonstrasi di luar laboratorium, Smart Chess masih sempat dikalahkan pemain manusia sehingga tingkat kemenangannya berada di kisaran 97 hingga 98 persen.
Meski demikian, Agung mengakui Smart Chess masih belum dilengkapi sejumlah fitur pertandingan profesional, seperti pendeteksian kecurangan maupun aturan threefold repetition.
Sementara itu, pecatur Willi Irawan mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat berhadapan dengan Smart Chess.
Menurutnya, sensasi bermain lebih nyata dibandingkan catur virtual karena pemain tetap memindahkan bidak secara langsung, sementara lawannya merupakan robot yang dikendalikan AI.
Mahasiswa Teknik Elektro Ubaya mengembangkan Smart Chess, robot catur berbasis AI yang mampu melawan manusia dan menjadi media riset integrasi robot industri.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News