SIER Perkuat Kolaborasi dengan Pemkot Surabaya untuk Riset dan Inovasi Berkelanjutan
"Kami ingin SIER sebagai kawasan industri membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan Pemkot Surabaya. Setelah MoU ini akan ada pendetailan program sehingga tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata," katanya.
Sebagai tindak lanjut, SIER akan menggandeng BRIDA Kota Surabaya untuk menyusun berbagai program riset yang sesuai dengan kebutuhan kawasan industri.
"Yang pertama akan kami eksekusi adalah kerja sama dengan BRIDA untuk berbagai riset. Kawasan industri tentu membutuhkan riset dan inovasi agar mampu terus berkembang secara berkelanjutan," jelas Rizka.
Sementara itu, Kepala BRIDA Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan Festival Riset dan Inovasi menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya.
Menurutnya, festival tersebut menghadirkan pameran hasil riset dari perguruan tinggi, sekolah, hingga para inovator, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat.
"Festival ini menjadi wadah mempertemukan hasil-hasil riset dan inovasi dengan masyarakat. Selain pameran, juga ada talkshow bersama berbagai stakeholder, salah satunya PT SIER," ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penebaran benih ikan bandeng sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove.
Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Kemasyarakatan dan SDM drg Bisukma Kurniawati mengatakan Kebun Raya Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga menjadi laboratorium hidup yang menghubungkan penelitian, pendidikan, inovasi, hingga kebijakan publik.
PT SIER dan Pemkot Surabaya menandatangani MoU untuk memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News