Banyak yang Salah Kaprah, Dokter Jelaskan Fakta Bediding dan Risiko bagi Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 – 12:07 WIB
Banyak yang Salah Kaprah, Dokter Jelaskan Fakta Bediding dan Risiko bagi Kesehatan - JPNN.com Jatim
Ilustrasi bediding. Foto: Dok. UK Petra

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena bediding dipicu Angin Monsun Australia dan minimnya tutupan awan saat musim kemarau. Kondisi tersebut umumnya mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus dan diperkirakan berlangsung hingga September.

Untuk mengurangi dampak kesehatan akibat bediding, dr. Eka membagikan lima langkah pencegahan yang dapat diterapkan masyarakat.

Pertama, gunakan pakaian hangat berlapis, termasuk kaus kaki dan selimut saat malam hingga dini hari.

Kedua, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik karena udara dingin kerap mengurangi rasa haus. Anak-anak juga perlu mendapatkan asupan gizi yang cukup karena tubuh membutuhkan energi lebih besar untuk menjaga suhu tubuh.

Ketiga, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun guna mencegah penularan virus, terutama saat lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Keempat, tetap aktif berolahraga dan mencukupi waktu istirahat agar daya tahan tubuh tetap optimal.

Kelima, segera periksakan anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam tinggi, sesak napas, terlihat lemas, atau menolak makan dan minum.

"Bediding adalah fenomena alam yang wajar. Yang terpenting bukan mencemaskan udara dinginnya, tetapi menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat untuk melindungi diri serta keluarga," tutur dr Eka. (mcr12/jpnn)

Fenomena bediding melanda Jawa Timur. Dokter UK Petra menjelaskan udara dingin bukan penyebab flu dan membagikan lima cara menjaga kesehatan selama kemarau.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News