UK Petra Luncurkan Petra Drone Academy, Program UAV Pertama Berbasis Kredit di Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 – 19:07 WIB
UK Petra Luncurkan Petra Drone Academy, Program UAV Pertama Berbasis Kredit di Indonesia - JPNN.com Jatim
Petra Drone Academy hadir di UK Petra Surabaya dengan kurikulum setara 20 SKS untuk mencetak tenaga ahli drone yang siap masuk industri. Foto: Humas UK Petra

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya meluncurkan Petra Drone Academy, program pendidikan teknologi drone yang diklaim menjadi program kredit satu tahun pertama di Indonesia di bidang UAV Application Technology.

Program hasil kolaborasi dengan PT SkyWay Aerospace Technology, perusahaan yang didirikan di Indonesia oleh Xiangdao Aerospace Technology (Beijing) Co., Ltd., itu diperkenalkan pada Senin (13/7) di Kampus UK Petra Surabaya.

Dekan FTI UK Petra Handy Wicaksono mengatakan kehadiran Petra Drone Academy bertujuan menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga ahli drone yang tidak hanya mampu mengoperasikan pesawat nirawak, tetapi juga memahami aspek teknis dan regulasi.

"Program ini kami hadirkan untuk membantu menjembatani kesenjangan kebutuhan tenaga ahli drone di Indonesia. Lulusannya tidak hanya mampu menerbangkan drone, tetapi juga menguasai regulasi keselamatan penerbangan sipil, pemrosesan data, integrasi sensor (payload), hingga aspek pemeliharaan," kata Handy.

Menurut dia, perkembangan teknologi drone di Indonesia berlangsung sangat cepat seiring meningkatnya pemanfaatan UAV di berbagai sektor, mulai dari pertanian presisi (smart agriculture), inspeksi infrastruktur, hingga logistik.

Mengacu pada data operasional Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) yang dihimpun Terra Academy, saat ini terdapat lebih dari 15.000 drone profesional yang aktif digunakan untuk kebutuhan pemetaan dan dokumentasi industri di Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan riset Next Move Strategy Consulting, nilai pasar drone komersial di Indonesia mencapai USD 515,5 juta atau sekitar Rp8,2 triliun pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 982,8 juta atau hampir Rp15 triliun pada 2030.

"Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan tenaga ahli drone semakin mendesak. Industri membutuhkan SDM yang siap mengintegrasikan teknologi UAV ke berbagai sektor," ujarnya.

UK Petra meluncurkan Petra Drone Academy, program pendidikan teknologi UAV berbasis kredit pertama di Indonesia untuk menjawab kebutuhan industri drone.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News