Industri Percetakan Jatim Tumbuh Pesat, Surabaya Printing Expo 2026 Jadi Ajang Inovasi
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Center, Surabaya, Selasa (8/7). Pameran yang berlangsung hingga 11 Juli 2026. Sebanyak lebih dari 150 peserta ikut ambil bagian, termasuk 10 pelaku UMKM.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin mengatakan industri percetakan memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Pada 2025, subsektor percetakan dan reproduksi media tercatat menyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp27,64 triliun.
"Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan I 2026 mencapai 5,96 persen secara year on year, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian ini tentu tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, tetapi juga berkat kontribusi para pelaku usaha, termasuk industri percetakan," ujar Sherlita saat membuka pameran tersebut.
Menurut Sherlita, industri pengolahan menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Timur dengan kontribusi sekitar 31 persen terhadap PDRB. Karena itu, industri percetakan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung sektor manufaktur, perdagangan, kemasan, hingga industri kreatif.
Dia juga menyoroti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri percetakan.
"AI menjadi alat yang luar biasa untuk mempercepat pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Tetapi di sisi lain, ada tantangan terkait kompetensi SDM, hak cipta, hingga perlindungan data pribadi yang harus menjadi perhatian bersama," katanya.
Pemprov Jatim pun mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Salah satunya dengan memperluas program magang bagi siswa SMK di perusahaan-perusahaan percetakan.
Sherlita berharap Surabaya Printing Expo tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang transfer teknologi, kolaborasi bisnis, dan penguatan ekosistem industri percetakan nasional.
Surabaya Printing Expo 2026 resmi dibuka di Grand City. Pemprov Jatim mendorong transformasi digital, penguatan SDM, dan daya saing industri percetakan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News