Polisi Ungkap Kronologi Lansia Tewas Tersambar Kereta di Benowo Surabaya
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polisi mengungkap kronologi kecelakaan kereta api yang menewaskan seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial R (61) warga Kampung Cirapuhan, Kabupaten Garut, Jawa Barat di pelintasan rel Jalan Sememi Baru, Kecamatan Benowo, Surabaya, Rabu (8/7).
Kanit Lantas Polsek Benowo Iptu Gatot Wijanarko mengatakan korban saat itu berjalan seorang diri dan hendak menyeberangi rel kereta api dari arah utara menuju selatan.
Menurut Gatot, penjaga perlintasan kereta api swadaya yang berada sekitar 100 meter dari lokasi sempat berteriak memperingatkan korban karena ada kereta yang akan melintas.
"Petugas penjaga perlintasan kereta api swadaya yang saat itu berjarak kurang lebih 100 meter dengan posisi korban. Korban berjalan seorang diri akan menyeberang jalur kereta api sisi selatan, korban terlihat berjalan dari utara ke selatan," kata Gatot.
Namun, korban tetap berjalan hingga akhirnya tertabrak Kereta Api Blora Jaya relasi Cepu-Pasar Turi yang melaju dari arah barat menuju timur. Akibat benturan tersebut, korban terpental sekitar 10 meter dari lokasi kejadian.
"Setelah dilakukan olah TKP dapat disimpulkan sementara bahwa korban meninggal dunia diduga karena terserempet kereta api yang sedang melintas," ujarnya.
Baca Juga:
Sebelumnya, identitas korban sempat belum diketahui. Belakangan, BPBD Surabaya memastikan korban berinisial R (61), warga Kampung Cirapuhan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. (mcr12/jpnn)
Polisi mengungkap kronologi lansia asal Garut yang meninggal tertabrak kereta api di Benowo, Surabaya. Korban disebut sempat diperingatkan penjaga perlintasan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News