Desak Perbaikan Tata Kelola, Mitra Dapur MBG Bagikan Sayuran Gratis di Depan Grahadi
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan pegawai, mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemasok bahan pangan, hingga petani dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (8/7). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak pemerintah melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus membenahi tata kelola pelaksanaannya.
Selain menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa spanduk, massa juga membagikan sayuran gratis kepada pengguna jalan di kawasan Jalan Gubernur Suryo. Satu mobil pikap berisi hasil panen petani, seperti bayam, sawi, dan berbagai jenis sayuran lainnya, dibagikan kepada masyarakat.
Koordinator Petani Malang Raya Solahuddin, mengatakan pembagian hasil panen dilakukan sebagai simbol dampak yang dirasakan petani sejak distribusi MBG dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Menurutnya, ketika program MBG berjalan, hasil panen petani terserap oleh dapur SPPG sehingga harga jual menjadi lebih stabil.
"Kami ingin program MBG tetap dilanjutkan karena selama ini hasil panen petani bisa terserap oleh SPPG. Dampaknya harga menjadi lebih baik dan penjualan lebih stabil,” katanya.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Koordinator Lapangan Relawan SPPG, Supplier, dan Petani se-Jawa Timur Reza Pahlevi meminta pemerintah tidak hanya melanjutkan program MBG, tetapi juga memperbaiki sistem pengelolaan yang dinilai masih menimbulkan ketidakpastian bagi para mitra. Dia menilai sejumlah mitra dapur telah mengeluarkan investasi besar untuk membangun fasilitas SPPG, bahkan sebagian menggunakan pinjaman bank.
Namun, hingga kini masih banyak yang belum memperoleh kepastian kapan dapur mereka dapat beroperasi.
"Kami meminta program ini tetap berjalan, tetapi tata kelolanya juga harus diperbaiki. Banyak mitra yang sudah berinvestasi dan masih menunggu kepastian operasional,” ujarnya.
Aksi dukungan MBG digelar di depan Grahadi. Massa membagikan hasil panen petani secara cuma-cuma sekaligus mendesak pemerintah memperbaiki tata kelola progr
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News