PBNU Tinjau Lirboyo, Kesiapan Muktamar ke-35 NU Dinilai Memenuhi Syarat
jatim.jpnn.com, KEDIRI - Tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU setelah melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendukung.
"Pada intinya, secara umum Lirboyo sangat siap. Semua sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Muktamar sudah terpenuhi dengan sempurna," kata anggota tim survei PBNU KH Muhibul Aman Aly, Senin (6/7).
Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo Kiai Abdul Mu'id Shohib mengatakan pihaknya telah memaparkan seluruh kesiapan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU kepada tim survei.
Menurut dia, Lirboyo didukung akses transportasi melalui Bandara Dhoho Kediri, Bandara Juanda Surabaya, stasiun, hingga terminal.
Selain itu, tersedia area parkir, ruang sidang, akomodasi di lingkungan pondok maupun hotel sekitar, sistem keamanan berbasis CCTV, serta dukungan layanan kesehatan dari RSU Lirboyo dan rumah sakit rujukan.
Abdul Mu'id menegaskan Lirboyo siap memberikan dukungan penuh apabila dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.
"Kami berkomitmen agar pelaksanaan Muktamar berlangsung lancar, tertib, aman, dan khidmat," ujarnya.
Tim survei PBNU yang melakukan peninjauan terdiri atas KH Abdul Ghafur Maimoen, KH Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah, dan Taufiq.
Tim survei PBNU menilai Pondok Pesantren Lirboyo siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. Namun, PWNU Jatim masih mendukung penyelenggaraan di Jakarta.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News