Pemancing Hilang di Pantai Bama Baluran Ditemukan Tewas, Jenazah Ditemukan Keponakan
jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Upaya pencarian pemancing yang hilang usai diduga terseret arus di Pantai Bama, Taman Nasional Baluran, Situbondo, akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama Maman Wahyudi (30) warga Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/7).
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh keponakannya, Ismanto, yang turut bergabung dalam pencarian hari ketiga.
"Pertama kali jenazah korban ditemukan oleh keponakannya yakni Ismanto, yang juga ikut melakukan pencarian korban pada hari ketiga pencarian," kata Puriyono.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 14.25 WIB di kawasan tanaman mangrove Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri atas Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Situbondo, Polsek Banyuputih, Koramil Banyuputih, Satpolairud, Tagana, dan petugas Taman Nasional Baluran langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Selanjutnya jenazah korban tersebut dibawa ke rumah duka di Kelurahan Bakungan (Banyuwangi) menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Wonorejo (Situbondo)," kata Puriyono.
Sebelumnya, pada Selasa (30/6), Maman bersama rombongan datang ke Pantai Bama untuk mengikuti ritual adat.
Pemancing asal Banyuwangi yang hilang seusai diduga terseret arus di Pantai Bama Baluran ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News