Tragis, Penambang Pasir Semeru Tertimbun Material Panas, Kondisinya Kritis

Minggu, 21 Juni 2026 – 13:32 WIB
Tragis, Penambang Pasir Semeru Tertimbun Material Panas, Kondisinya Kritis - JPNN.com Jatim
Bupati Lumajang Indah Amperawati menjenguk korban tertimbun sisa material APG Semeru di RSUD Haryoto Lumajang, Sabtu (20/6/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang

Dia menjelaskan penanganan awal terhadap korban sudah dilakukan, kemudian operasi untuk membersihkan seluruh luka bakarnya, pemasangan saluran cairan, dan bantuan pernapasan.

"Luka bakar yang dialami lebih dari 80 persen. Kondisi itu sangat membahayakan, karena pada umumnya luka bakar di atas 40 persen saja sudah tergolong berat," katanya.

Menurut dia, kondisi korban masih kritis karena tim medis juga mengantisipasi kemungkinan gangguan saluran pernapasan akibat menghirup udara panas dan gangguan fungsi ginjal akibat kehilangan cairan dalam jumlah besar.

"Kami akan berupaya maksimal memberikan penanganan medis dan saat ini pasien masih dalam kondisi kritis dan membutuhkan pengawasan ketat. Mohon doa dari masyarakat agar kondisinya dapat membaik," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Semeru mengalami erupsi disertai awan panas guguran pada Jumat (19/6) pukul 07.21 WIB dengan jarak luncur mencapai 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan.

APG Semeru kembali terjadi pada Sabtu pukul 03.01 WIB, namun jarak luncurnya belum dapat diketahui karena kawasan tertutup kabut. (antara/mcr12/jpnn)

Seorang penambang pasir di Lumajang mengalami luka bakar 80 persen setelah tertimbun material panas sisa awan panas guguran Gunung Semeru.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News