Pengakuan Mahasiswa Unair Terduga Penggelapan Dana KIP-K: Tuk Bayar Pinjol & Berobat
Menurut Yuni, dana organisasi sebesar Rp103.336.457 itu digunakan untuk beberapa kebutuhan mendesak, mulai dari melunasi pinjaman online, biaya hidup, hingga pengobatan orang tuanya yang mengalami kecelakaan.
"Dana tersebut secara umum habis saya gunakan untuk beberapa posisi mendesak pribadi, di antaranya melunasi pinjaman online, biaya hidup, serta membiayai pengobatan orang tua saya yang membutuhkan biaya perawatan dan pemulihan tidak sedikit," tuturnya.
Yuni mengaku sempat membuat alasan adanya kesalahan transfer saat menggunakan dana tersebut. Namun akhirnya dia memilih mengakui perbuatannya dan menghubungi pengurus organisasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
"Langkah awal yang saya lakukan adalah menghubungi Menteri Keuangan periode 2026/2027 dan menyampaikan bahwa ada hal penting yang harus saya luruskan terkait dana organisasi," ucapnya. (mcr12/jpnn)
Yuni Ilma Permatasari, mahasiswi Unair Surabaya mengakui menggunakan dana organisasi penerima KIP-K untuk kepentingan pribadi dan siap menerima konsekuensi.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News