BPOM & Ubaya Siapkan Unit Uji Klinis di Jatim, Industri Farmasi Tak Perlu ke Jakarta
Menurut dia, Ubaya telah memulai inisiatif untuk mengembangkan unit uji klinis yang dapat melayani kebutuhan industri farmasi di Jawa Timur.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri farmasi sekaligus mempercepat lahirnya inovasi kesehatan dari daerah.
Benny menambahkan pihaknya juga membuka peluang kolaborasi lebih luas bersama BPOM dan industri untuk memperkuat riset bidang pangan maupun obat.
“Kami menyambut baik usulan beliau untuk masuk ke dalam konsep ABG. Ada pembahasan mengenai dukungan pendanaan untuk mendukung riset-riset, khususnya di bidang pangan dan obat yang melibatkan BPOM sejak awal,” ujarnya.
Taruna mengungkapkan saat ini terdapat sekitar 1.700 produk hasil riset yang tengah berada dalam berbagai tahapan pengembangan di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sekitar 134 produk telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk terapi kanker, penyakit kritis, dan sejumlah penyakit langka.
“Yang terpenting adalah bagaimana hasil riset tersebut bisa sampai kepada masyarakat dengan tetap menjamin keamanan, khasiat, dan mutunya,” pungkasnya. (mcr12/jpnn)
BPOM dan Ubaya memperkuat kolaborasi hilirisasi riset serta mendorong pembentukan unit uji klinis di Jawa Timur untuk mendukung industri farmasi.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News