Rupiah Melemah dan BBM Naik, LDII Ajak Masyarakat Hidup Sederhana & Produktif

Senin, 15 Juni 2026 – 15:33 WIB
Rupiah Melemah dan BBM Naik, LDII Ajak Masyarakat Hidup Sederhana & Produktif - JPNN.com Jatim
Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya. Foto: Source for JPNN

Sebaliknya, dia mendorong penguatan solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah untuk membantu kelompok masyarakat yang lebih terdampak.

Menurutnya, kepedulian sosial dapat menjadi bantalan yang efektif dalam meredam dampak gejolak ekonomi di masyarakat.

Pandangan serupa disampaikan Ekonom Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta sekaligus Sekretaris Majelis Pakar DPP LDII Ardiyo Bhinadi.

Dia menilai tekanan ekonomi saat ini dipengaruhi berbagai faktor global, mulai ketidakpastian pasar keuangan, fluktuasi harga energi dan pangan, hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Kondisi tersebut berdampak pada biaya produksi, harga barang kebutuhan, dan daya beli masyarakat.

"Dalam situasi seperti ini, prinsip muzhid dan mujhid relevan diterapkan secara seimbang, baik oleh masyarakat maupun pemerintah," ujar Ardito.

Menurut dia, masyarakat perlu hidup hemat, cermat, dan produktif, sementara pemerintah harus mengedepankan efisiensi anggaran, memperkuat sektor produktif, menjaga stabilitas harga, memperluas lapangan kerja, serta mendukung UMKM.

"Ketahanan ekonomi tidak hanya dibangun dari penghematan masyarakat, tetapi juga dari kebijakan publik yang efektif, adil, dan produktif," katanya.

LDII mengajak masyarakat menerapkan prinsip muzhid dan mujhid sebagai strategi menghadapi tekanan ekonomi akibat pelemahan rupiah dan inflasi.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News