Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, BPBD Lumajang Minta Warga Tetap Waspada
BPBD Lumajang terus melakukan koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, relawan kebencanaan, dan berbagai pihak terkait untuk memantau perkembangan aktivitas gunung secara berkelanjutan.
Selain itu, penyebarluasan informasi kepada masyarakat juga terus diperkuat agar warga memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi rekomendasi PVMBG, antara lain tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sesuai radius yang telah ditetapkan," katanya.
Warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
Masyarakat juga tidak perlu panik, tetapi tetap harus waspada dan mengikuti informasi resmi serta arahan petugas di lapangan.
"Melalui penguatan kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap rekomendasi kebencanaan, serta pemanfaatan informasi resmi sebagai rujukan utama, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko sekaligus memperkuat budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang," ujarnya. (antara/mcr12/jpnn)
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat tetap waspada setelah Gunung Semeru meluncurkan awan panas guguran. Statusnya masih Level III.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News