Video Pengusiran Diputar di Sidang, Nenek Elina Mengaku Diangkat Paksa Keluar Rumah

Rabu, 03 Juni 2026 – 21:00 WIB
Video Pengusiran Diputar di Sidang, Nenek Elina Mengaku Diangkat Paksa Keluar Rumah - JPNN.com Jatim
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membawa barang bukti elektronik video yang menunjukan Nenek Elina diusir dari rumahnya di Jalan Kuwukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya dalam persidangan, di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (3/6). Foto: Ardini Pramitha/JPNN

Sari juga menjelaskan detail bagaimana Sugeng CS mengangkat Nenek Elina. Dia juga menbenarkan kalau Nenek Elina sempat berontak saat diangkat.

"Saat itu ada sekitar kurang lebih empat orang. Pak Sugeng angkat punggung nenek. Tiga lainnya bagian tangan dan kaki, tapi saya nggak tahu namanya," ungkap Sari.

Setelah Nenek Elina diangkat keluar, Sari mengaku melihat ada luka di bagian bibir luar sang nenek.

"Saya sempat tanya sama nenek, bibirnya luka kenapa? Katanya habis diangkat tadi terus berontak," tutur Sari.

Sementara itu, kuasa hukum Samuel Adi, Yafet Kurniawan tetap membantah adanya ancaman kekerasan yang dilakukan oleh terdakwa.

"Kami selaku penasihat hukum membuktikan bahwa dari keterangan Nenek Elina dan Sari sebagai saksi, Samuel tidak pernah melakukan ancaman kekerasan," ungkap Yafet.

Justru, menurut Yafet, Samuel tetap bersikap sopan pada Nenek Elina, sebelum dan saat peristiwa pengosongan terjadi.

Sebagai informasi, kasus nenek Elina sempat menyita perhatian publik setelah viral di media sosial. Saat itu, ketiga terdakwa berupaya melakukan pengusiran dan pengrusakan terhadap rumah milik nenek Elina di Dukuh Kuwukan, Surabaya.

Sidang kasus Nenek Elina memutar video pengusiran. Di hadapan majelis hakim, Elina mengaku dipaksa keluar rumah oleh sejumlah orang hingga terluka
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News