Khofifah Ingatkan Daya Tampung SMA-SMK Negeri Jatim Hanya 39,3 Persen

Selasa, 02 Juni 2026 – 17:32 WIB
Khofifah Ingatkan Daya Tampung SMA-SMK Negeri Jatim Hanya 39,3 Persen - JPNN.com Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pengambilan pin SPMB Jatim di SMAN 5 Surabaya, Selasa (2/6). Foto: Arry Saputra/JPNN

Khofifah juga menyebut hasil pemantauannya di SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 5, dan SMA Negeri 9 Surabaya menunjukkan proses layanan berjalan tertib. Ruang verifikasi dinilai cukup longgar, antrean teratur, dan kapasitas layanan dibatasi sehingga tidak terjadi penumpukan seperti tahun sebelumnya.

Menurutnya, rentang waktu pengambilan PIN yang lebih panjang, yakni mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2026, serta penambahan operator layanan rata-rata 10 orang di tiap sekolah, membuat pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

“Ini juga bisa dilihat di semua kabupaten/kota se-Jawa Timur. Artinya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus berbenah untuk meningkatkan layanan kepada calon-calon siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai mengatakan proses pengambilan PIN dimulai sejak 29 Mei dan akan berlangsung hingga 9 Juni 2026, sedangkan verifikasi data ditutup pada 10 Juni 2026.

Dia menyebut dibanding tahun lalu, antrean pengambilan PIN kini jauh lebih lancar karena setiap sekolah telah diberikan kuota layanan harian sebanyak 200 peserta.

“Sabtu, Minggu bahkan hari libur pun kita juga memberikan pelayanan kepada masyarakat karena kita tidak ingin lagi masyarakat merasa punya waktu cukup singkat untuk mengambil PIN,” kata Aries.

Menurut Aries, PIN menjadi tahapan penting sebelum calon murid mengikuti jalur seleksi berikutnya, seperti jalur domisili, afirmasi, mutasi, maupun jalur lainnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, sekitar 91 ribu calon murid telah mengambil PIN dari total kuota layanan sekitar 1,4 juta. Pengambilan PIN juga dapat dilakukan secara daring, sedangkan verifikasi dilakukan di sekolah tujuan untuk mencocokkan data yang telah diunggah.

Gubernur Jatim Khofifah menyebut daya tampung SMA dan SMK negeri hanya 39,3 persen dari total lulusan SMP. Proses pengambilan PIN SPMB 2026 lebih tertib.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News