Petani Bondowoso Minta Regulasi Tembakau Tak Matikan Mata Pencaharian

Sabtu, 23 Mei 2026 – 21:00 WIB
Petani Bondowoso Minta Regulasi Tembakau Tak Matikan Mata Pencaharian - JPNN.com Jatim
Ratusan petani tembakau Bondowoso mulai musim tanam 2026 sambil meminta pemerintah melindungi nasib mereka dari ancaman regulasi baru. Foto: Source for JPNN

“Kalau tembakau tidak terserap industri, dampaknya langsung terasa pada kesejahteraan petani dan ekonomi Bondowoso,” katanya.

Dalam kegiatan bertajuk Menanam Harapan, Mengawal Kedaulatan Tembakau di Tengah Badai Regulasiitu, para petani juga mendeklarasikan penolakan terhadap rancangan pembatasan kadar nikotin dan tar. Mereka meminta dilibatkan dalam setiap penyusunan kebijakan terkait tembakau.

Petani juga meminta pemerintah memberikan dukungan berupa akses pupuk berkualitas, teknologi pertanian yang tepat guna, hingga sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

“Jangan ada peraturan yang disahkan tanpa mendengar aspirasi petani tembakau,” bunyi salah satu poin deklarasi.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menilai persoalan pembatasan kadar nikotin dan tar tidak hanya berkaitan dengan isu kesehatan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi masyarakat daerah penghasil tembakau.

“Tembakau itu urat nadi masyarakat Bondowoso. Ada sekitar 5 ribu petani yang hidup dari sektor ini, bahkan jumlah masyarakat yang terlibat bisa berkali-kali lipat lebih besar,” ujar Hamid.

Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan memperjuangkan perlindungan bagi petani tembakau dan meminta agar setiap kebijakan baru tidak merugikan daerah penghasil tembakau sebelum ada solusi yang jelas.

“Harapannya jangan sampai ada peraturan yang menekan petani sebelum solusi disiapkan. Regulasi harus tetap melindungi kepentingan daerah penghasil tembakau,” tegasnya.

Ratusan petani tembakau Bondowoso mulai musim tanam 2026 sambil meminta pemerintah melindungi nasib mereka dari ancaman regulasi baru
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News