12 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Makkah dan Madinah
Sementara itu, satu jemaah yang meninggal di Indonesia ialah Tini Atmin (56) dari Kloter 43 Gresik. Dia meninggal dunia akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.
Anam memastikan seluruh jemaah yang wafat tetap akan mendapatkan hak pelaksanaan ibadah haji melalui mekanisme badal haji.
“Nanti tetap dilaksanakan badal haji sehingga kuota hajinya tetap terpenuhi,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah haji asal Jawa Timur.
“Kami turut menyampaikan duka mendalam. Semoga amal ibadah para jemaah diterima Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” katanya.
Selain itu, hingga saat ini masih ada 10 calon jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan dari Embarkasi Surabaya.
Mereka terdiri atas empat jemaah sakit, dua pendamping, serta empat jemaah lain yang masih menjalani observasi kesehatan.
“Yang tunda berangkat tetap 10 orang, di antaranya karena hamil, amnesia, jantung, dan cuci darah,” ujar Anam.
Sebanyak 12 jemaah haji asal Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia di Makkah dan Madinah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News