KSO SCISI Ingatkan Pelaku Usaha soal Ketatnya Regulasi Impor dan Sertifikasi Halal
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan VPTI yang profesional sekaligus memberikan nilai tambah melalui penguatan pemahaman regulasi impor,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Surabaya Rian Adhi Saputra menilai kegiatan sosialisasi regulasi seperti ini sangat positif bagi pelaku usaha.
Menurut dia, pemahaman terhadap aturan menjadi langkah awal agar aktivitas produksi dan perdagangan berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
“Yang pertama memahami aturan main, lalu pelaku usaha dapat mengantisipasi dan meminimalisir ketidaksesuaian di lapangan,” ujar Rian.
Dia berharap kegiatan serupa bisa lebih sering dilakukan dan menjangkau daerah di luar kota besar agar semakin banyak pelaku usaha mendapatkan akses informasi regulasi.
“Kalau ada yang belum jelas, pelaku usaha bisa berkonsultasi mengenai persyaratan yang harus disiapkan,” katanya.
Rian juga menilai komunikasi dua arah antara regulator dan pelaku usaha penting untuk mengurangi hambatan dalam proses sertifikasi maupun penyesuaian aturan baru.
Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur E. Lucky Kristian menegaskan pentingnya pengawasan barang impor. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran regulasi maupun kerugian bagi konsumen.
KSO SCISI mengingatkan pelaku usaha agar memahami regulasi impor terbaru terkait sertifikasi SNI dan halal.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News