Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Radikalisme dari Game Online dan Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 – 11:06 WIB
Siswa SD di Tulungagung Diduga Terpapar Radikalisme dari Game Online dan Media Sosial - JPNN.com Jatim
Kepala UPT Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung, Dwi Yanuarti memberikan keterangan terkait pendampingan terhadap anak yang terindikasi terpapar paham radikalisme di Tulungagung, Senin (18/5/2026). (Antara/HO - Soleh)

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Seorang siswa kelas 5 SD diduga terpapar paham radikalisme melalui game online dan media sosial. Kasus tersebut mulai terdeteksi sejak akhir 2025.

Kepala UPT Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Tulungagung Dwi Yanuarti mengatakan pihaknya langsung melakukan pendampingan psikologis terhadap anak maupun orang tuanya.

“Kami menilai siswa bersangkutan memiliki potensi dan talenta di bidang digital. Tentunya harus diarahkan melalui wadah yang positif,” kata Dwi, Senin (18/5).

Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis, tidak ditemukan kecenderungan radikalisme yang kuat pada anak tersebut.

Menurut Dwi, keterlibatan siswa dalam grup media sosial menyimpang diduga lebih dipengaruhi proses pencarian jati diri dan kebutuhan validasi di usia anak.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan intervensi sejak dini karena aktivitas dalam grup tersebut diduga menjadi tahap awal proses doktrinasi.

“Sistem pendampingan kami lakukan secara berkala untuk mengevaluasi metode pemulihan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Selain pendampingan langsung, petugas juga membangun komunikasi intensif dengan anak dan orang tua melalui pesan singkat untuk memantau perkembangan psikologis siswa.

Seorang siswa SD di Tulungagung diduga terpapar paham radikalisme melalui game online dan media sosial.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News