Nelayan Asal Sampang yang Hilang Dua Hari Ditemukan Meninggal di Muara Sreseh
jatim.jpnn.com, SAMPANG - Seorang nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang, Jumail, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat melaut di perairan utara Pulau Mandangin.
Korban ditemukan pada Senin (18/5) siang di kawasan muara Sreseh, Kabupaten Sampang, setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang kemudian melaporkan temuannya kepada tim SAR.
“Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Sampang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Nanang, Senin (18/5).
Sebelumnya, korban diduga terjatuh dari perahunya saat mencari ikan. Laporan awal diterima Kantor SAR Surabaya setelah nelayan menemukan kapal tanpa awak di perairan utara Pulau Mandangin pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kapal milik korban ditemukan sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin,” kata Nanang.
Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan membagi personel menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sejumlah titik pencarian yang telah ditentukan.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sampang, Polairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Kabupaten Sampang, Polres Sampang, Polsek Pangarengan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, serta nelayan setempat.
Hilang dua hari, nelayan asal Sampang akhirnya ditemukan di Muara Sreseh dalam kondisi meninggal dunia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News