PMI Surabaya Latih Sukarelawan Deteksi Dini Wabah Hantavirus
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Palang Merah Indonesia Kota Surabaya menggelar pelatihan kewaspadaan penyakit menular di tengah cuaca ekstrem, Senin (18/5).
Pelatihan tersebut difokuskan pada pengendalian kejadian luar biasa (KLB) dan surveillance berbasis masyarakat guna meningkatkan deteksi dini potensi wabah.
Kegiatan itu juga menyoroti munculnya kasus Hantavirus yang mulai mendapat perhatian dunia.
Staf Divisi Kesehatan dan Sosial Palang Merah Indonesia Pusat Anggi Ardiyansah mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memberdayakan masyarakat agar mampu mengenali gejala awal penyakit menular di lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini memang sifatnya pemberdayaan masyarakat, khusus untuk pengendalian kejadian luar biasa dan surveillance berbasis masyarakat,” kata Anggi.
Menurut dia, perubahan cuaca ekstrem berpotensi memicu munculnya berbagai penyakit menular.
Perubahan cuaca dari hujan lebat ke panas ekstrem dinilai meningkatkan risiko penyebaran penyakit tertentu.
“Ada beberapa penyakit yang sifatnya menular atau wabah yang juga dipicu dampak panas ekstrem,” ujarnya.
PMI Surabaya menggelar pelatihan deteksi dini wabah di tengah cuaca ekstrem dan meningkatnya kewaspadaan terhadap hantavirus.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News