PWNU Jatim Buka Suara soal Kasus Ponpes Al Mahdiy di Sidoarjo

Jumat, 15 Mei 2026 – 13:08 WIB
PWNU Jatim Buka Suara soal Kasus Ponpes Al Mahdiy di Sidoarjo - JPNN.com Jatim
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. (ANTARA/HO-PWNU Jatim)

Berdasarkan penelusuran PWNU Jatim, Pondok Pesantren Al Mahdiy merupakan pondok baru yang berdiri pada 2020.

PWNU Jatim juga menyebut tidak ditemukan keterangan terkait keterkaitan pondok tersebut dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) maupun asosiasi pesantren NU lainnya.

Saat ini, jumlah santri di pondok tersebut disebut tinggal sekitar 40 orang setelah putusan pengadilan dijatuhkan kepada HFB.

Sebelumnya, warga Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, sempat menggelar aksi meminta penutupan Pondok Pesantren Al Mahdiy pada 21 Juni 2024 terkait kasus tersebut. (antara/mcr12/jpnn)

PWNU Jatim meminta semua pihak tidak kembali menggoreng kasus dugaan pencabulan di Ponpes Al Mahdiy Sidoarjo.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News