Tak Hanya dari Tikus, Varian Hantavirus Ini Bisa Menular dari Manusia ke Manusia
“Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, ada 15 spesies tikus di Indonesia yang terkonfirmasi menjadi reservoir virus ini,” katanya.
Risma mengatakan faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, hingga meningkatnya populasi tikus juga memengaruhi risiko penyebaran virus.
Perubahan iklim dan urbanisasi disebut membuat tikus berkembang biak lebih aktif sehingga meningkatkan peluang kontak dengan manusia.
“Makin banyak tikus dan makin sering kontak dengan manusia maka peluang penyebaran virus juga makin besar,” ujarnya.
Meski demikian, Hantavirus disebut dapat dicegah melalui pengendalian populasi tikus, menjaga sanitasi lingkungan, serta mengurangi kontak dengan hewan pengerat.
Selain itu, fasilitas kesehatan juga diminta meningkatkan kemampuan diagnosis agar kasus tidak salah terdeteksi.
Risma mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami demam, nyeri otot, sesak napas, mual, atau gangguan ginjal setelah kontak dengan lingkungan yang berisiko.
Hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang umumnya menular melalui udara yang terkontaminasi kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi. (mcr12/jpnn)
Dosen FK Ubaya mengungkap ada varian Hantavirus yang bisa menular antarmanusia. Simak faktor risiko dan gejalanya.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News