Motor Tertabrak KA Sangkuriang di Jember, Kereta Sempat Berhenti Darurat
"Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru," katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Alfaviega Septian Pravangasta menyayangkan insiden tersebut.
"Pada perlintasan tersebut sebenarnya telah dilengkapi dengan palang pintu dan pos jaga yang dibangun satu paket dengan pekerjaan peningkatan jalur KA Jember-Kalisat oleh DJKA melalui BTP Kelas I Surabaya sebagai komitmen untuk membantu meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang," jelasnya.
Fasilitas itu dibangun dalam proyek peningkatan jalur KA Jember-Kalisat sebagai upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Namun, hingga kini belum tersedia petugas untuk mengoperasikan palang pintu tersebut.
Menurut Alfaviega, pihaknya juga telah bersurat kepada Dinas Perhubungan Jember pada 8 April 2026 agar menyediakan personel penjaga perlintasan.
"Kami juga mengimbau untuk tidak beraktivitas di sepanjang/sekitar rel kereta api dan selalu berhati-hati di perlintasan sebidang. Selalu pastikan berhenti, tengok kiri-kanan, aman, dan jalan sebelum melintas," ujarnya. (antara/mcr12/jpnn)
KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung tertemper sepeda motor di Jember. Masinis disebut sudah memberi peringatan berulang kali.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News