Menteri Amran Klaim Stok Beras RI Tertinggi di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global
Amran juga membandingkan capaian stok saat ini dengan kondisi pada 1984 ketika Indonesia mendapat penghargaan swasembada pangan dari FAO di era Presiden Soeharto. Saat itu, stok Bulog disebut berada di angka 2,6 juta ton.
“Sekarang di era Presiden Prabowo kita mencapai 5,3 juta ton,” katanya.
Selain stok beras, di sektor pertanian, lanjutnya, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pertanian juga meningkat signifikan.
Amran menyebut sektor pertanian yang sebelumnya tumbuh 0,67 persen kini mencapai 5,7 persen. Dia menilai capaian tersebut tidak lepas dari perbaikan infrastruktur pertanian, penyederhanaan distribusi pupuk subsidi, hingga penggunaan benih unggul tahan kekeringan untuk menghadapi ancaman El Nino.
Pada kesempatan itu, Amran juga memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman menghadapi potensi kekeringan. Berdasarkan perhitungannya, cadangan beras nasional saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga sebelas bulan ke depan.
"Sekarang stok kita 5,3 juta ton. Standing crop kita 11 juta ton. Jadi, sampai Maret tahun depan cukup stok kita," ujar dia. (mcr23/jpnn)
Stok beras RI diklaim tertinggi sepanjang sejarah mencapai 5,3 juta ton di tengah ancaman krisis pangan global dan potensi El Nino
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News