Insiden Keracunan MBG 200 Siswa di Surabaya, Menu Daging Pertama Kali Disajikan
“Banyak laporan yang mana bahwa anak-anak itu mengeluhkan sakit perut setelah memakan dagingnya,” ucapnya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Sebab, hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan masih belum keluar.
“Untuk hasil lengkapnya mungkin lebih baik menunggu hasil dari Dinkes saja,” katanya.
Dengan adanya kejadian itu, SPPG Tembol Dukuh berhenti beroperasional untuk sementara. Kebijakan tersebut diambil sebagai bahan evaluasi agar kejadian dugaan keracunan tidak terulang kembali.
"Kami berhenti operasional kamu evaluasi dulu sampai semua benar-benar baik baru kami lihat kelanjutannya seperti apa," kata Chafi. (mcr23/jpnn)
SPPG Tembok Dukuh sebut menu krengsengan daging yang baru pertama disajikan diduga jadi penyebab 200 siswa mengalami mual dan sakit perut
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News