Zulhas Klaim Pemerintah Pangkas Aturan Pupuk dan Perkuat Kesejahteraan Nelayan
“Kalau impor, kita memperkaya negara lain. Kalau tidak impor, petani kita yang sejahtera,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menyinggung kebijakan harga gabah petani. Pemerintah, kata dia, menghapus syarat kadar air gabah yang selama ini dianggap merugikan petani karena dimanfaatkan tengkulak untuk menekan harga.
“Sekarang berapapun kualitasnya, asal petani panen harus dibeli Rp6.500 per kilogram,” tegasnya.
Dia menyebut kebijakan tersebut berdampak pada kenaikan nilai tukar petani dari 116 menjadi 125 pada 2025.
Zulhas memastikan pemerintah akan melanjutkan reformasi sektor pangan dan kelautan demi memperkuat kesejahteraan masyarakat desa, khususnya petani, nelayan, dan peternak.
“Tahun ini kami targetkan persoalan nelayan juga selesai. Tidak mudah, tetapi kalau untuk kebaikan pasti ada jalannya,” pungkasnya. (mcr12/jpnn)
Menko Pangan Zulhas mengeklaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pangkas aturan pupuk dan perkuat kesejahteraan nelayan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News