139 Perlintasan Liar di Wilayah Daop 8 Ditutup, KAI Minta Warga Tak Buka Lagi
KAI mencatat penutupan perlintasan liar dilakukan bertahap setiap tahun. Pada 2020 sebanyak 20 titik ditutup, kemudian 16 titik pada 2021, 28 titik pada 2022, 18 titik pada 2023, 15 titik pada 2024, 33 titik pada 2025, dan 9 titik sepanjang 2026.
Tahun ini, KAI Daop 8 Surabaya juga menargetkan penutupan tambahan 15 perlintasan liar lainnya, terutama yang tidak memiliki penjagaan maupun fasilitas keselamatan memadai.
Selain penutupan akses ilegal, KAI juga memperkuat pengamanan di perlintasan resmi melalui pemasangan palang pintu, rambu peringatan, hingga peningkatan penjagaan petugas di sejumlah titik rawan.
Edukasi keselamatan kepada masyarakat turut digencarkan melalui sosialisasi disiplin berlalu lintas di perlintasan kereta api.
"KAI juga menggandeng pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait dalam penataan perlintasan sebidang agar lebih aman dan tertib," katanya. (mcr23/jpnn)
KAI Daop 8 Surabaya telah menutup 139 perlintasan liar sejak 2020. Warga diminta tidak membuka akses ilegal demi mencegah kecelakaan kereta
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News