Pendapatan Indosat Tembus Rekor Rp15,2 Triliun di Awal 2026

Kamis, 07 Mei 2026 – 11:36 WIB
Pendapatan Indosat Tembus Rekor Rp15,2 Triliun di Awal 2026 - JPNN.com Jatim
Indosat mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada kuartal I 2026 sebesar Rp15,2 triliun. Foto: Dok. Indosat

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Perusahaan telekomunikasi itu mencatat pertumbuhan dua digit pada sejumlah indikator keuangan utama di kuartal I 2026.

Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp15,2 triliun atau menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Angka tersebut tumbuh 12 persen secara tahunan (year on year/YoY).

EBITDA juga meningkat 13 persen menjadi Rp7,2 triliun, sedangkan laba bersih mencapai Rp1,5 triliun atau naik 26 persen YoY.

President Director and CEO Indosat Vikram Sinha mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi berbasis pelanggan.

“Kinerja awal tahun yang solid ini menggambarkan konsistensi kami dalam memberikan nilai nyata bagi pelanggan,” ujar Vikram dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Dia menjelaskan strategi hyper-personalization berbasis AI membuat layanan semakin relevan dan memperkuat pengalaman pelanggan. Kinerja positif itu juga ditopang bisnis seluler yang terus tumbuh.

"Melalui semangat #LebihBaikIndosat, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan cara kami melayani dan mendukung kehidupan digital mereka,” kata dia.

ARPU gabungan naik 15 persen secara tahunan menjadi Rp45 ribu, sementara trafik data melonjak 25,1 persen. Indosat juga terus memperluas jaringan 5G guna mendukung pengalaman digital pelanggan yang lebih baik.

Indosat mencatat pendapatan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada kuartal I 2026 sebesar Rp15,2 triliun.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News