Polemik PSSI Jatim, Forum Sepak Bola Minta Kongres Dipercepat
Saiful menilai solusi terbaik adalah segera menggelar kongres, apalagi sekitar 18 Askab/Askot akan habis masa kepengurusannya.
“Kalau kongres tidak segera dilaksanakan, kami siap bergerak ke Jakarta. Ini serius, bukan ancaman. Kami ingin kepastian,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan potensi dampak luas jika konflik berlarut, termasuk terganggunya pelaksanaan Porprov.
“Kalau sampai sepak bola diboikot, dampaknya bisa merembet ke futsal dan sepak bola putri. Ini bisa kacau,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Pamekasan Abdul Rozak mengaku siap mengerahkan massa ke Jakarta.
“Kami sepakat akan berangkat ke Jakarta. Saya pribadi menyiapkan 20 bus. Setiap Askab juga siap mengirimkan sekitar 200 orang,” ungkap Rozak.
Menurut Rozak, apabila seluruh Askab dan Askot bergerak, jumlah massa bisa mencapai ribuan orang.
Dia menilai penundaan kongres dan maraknya penunjukan Plt berpotensi mengganggu stabilitas organisasi serta pembinaan sepak bola.
Desakan agar kongres PSSI Jatim segera digelar kian menguat. Massa bahkan siap bergerak ke Jakarta menuntut kepastian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News