Kemenhaj Usulkan Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi, Muhadjir Effendy Sebut Layak

Kamis, 30 April 2026 – 18:30 WIB
Kemenhaj Usulkan Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi, Muhadjir Effendy Sebut Layak - JPNN.com Jatim
Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji Muhadjir Effendy. Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka peluang perluasan skema embarkasi haji tanpa asrama haji di Jawa Timur, yakni di Bandara Dhoho Kediri.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji Muhadjir Effendy menilai bandara tersebut memiliki sejumlah keunggulan untuk mendukung operasional penerbangan haji.

“Saya rekomendasikan, saya usulkan supaya ada penambahan karena Dhoho itu sangat representatif. Runway-nya panjang, pesawat berbadan lebar bisa landing dan take off di sana,” ujar Muhadjir di Surabaya, Kamis (30/4).

Selain itu, lokasi bandara yang tidak berada di kota besar dinilai mampu mengurangi potensi kemacetan saat pemberangkatan jemaah.

Dia menambahkan keberadaan embarkasi baru di Kediri bisa menjadi alternatif selain embarkasi Juanda.

“Jawa Timur bisa dibagi ke dua lokasi, Juanda dan Dhoho. Jemaah dari luar daerah juga bisa bergabung di dua titik itu,” katanya.

Meski demikian, rencana tersebut masih dalam tahap kajian. Muhadjir menyebut perlu ada regulasi khusus karena Bandara Dhoho merupakan milik swasta.

“Masih dalam pengkajian karena itu milik swasta, perlu regulasi dan kesepakatan dengan pemilik,” jelasnya.

Muhadjir Effendy menilai usulan Bandara Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji baru di Jawa Timur sangat layak. Saat ini masih dalam tahap kajian.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News