Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mahfud Minta Negara Jamin Keselamatan
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pakar hukum tata negara Mahfud MD mendesak pemerintah bersikap tegas menyusul gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Menurut Mahfud, keselamatan prajurit yang bertugas di luar negeri harus menjadi tanggung jawab negara.
“Prajurit TNI ke sana adalah tugas negara. Oleh sebab itu, harus dijamin juga keselamatannya. Kalau tidak selamat, harus ada penjelasan mengapa itu terjadi,” kata Mahfud di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STESIA), Senin (27/4).
Dia juga menyoroti belum jelasnya pihak yang bertanggung jawab penuh atas komando dan jaminan keamanan pasukan perdamaian di wilayah konflik tersebut.
Menurut Mahfud, kondisi di lapangan semakin kompleks karena adanya pihak-pihak yang tidak sepenuhnya mematuhi aturan internasional.
“Memang pasukan perdamaian itu di bawah PBB, tetapi ada pengaruh seperti Israel yang tidak tunduk pada aturan-aturan tersebut,” ujarnya.
Mahfud menyinggung berbagai serangan yang kerap terjadi tanpa membedakan sasaran, mulai dari fasilitas kesehatan hingga tenaga medis.
Kini, kata dia, kondisi itu juga menimpa prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian.
Pakar hukum tata negara Mahfud MD mendesak pemerintah bersikap tegas menyusul gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News