805 JCH Sumenep Masuk Risiko Tinggi, Mayoritas Lansia dan Punya Penyakit

Minggu, 26 April 2026 – 14:09 WIB
805 JCH Sumenep Masuk Risiko Tinggi, Mayoritas Lansia dan Punya Penyakit - JPNN.com Jatim
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri. ANTARA/HO-Pemkab Sumenep

jatim.jpnn.com, SUMENEP - Sebanyak 805 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masuk kategori berisiko tinggi (risti). Jumlah itu mencapai lebih dari separuh total 1.330 calhaj yang terdata tahun ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan P2KB Sumenep Achmad Syamsuri mengatakan kategori risiko tinggi didasarkan pada hasil pemeriksaan kesehatan.

"Data calon haji yang berisiko tinggi ini sesuai laporan yang kami terima dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas medis,",” ujar Syamsuri, Sabtu (25/4).

Mayoritas karena faktor usia lanjut dan penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, hingga jantung.

Menurut dia, kondisi tersebut telah dilaporkan kepada panitia penyelenggara ibadah haji agar para jemaah mendapat perhatian khusus selama di Tanah Suci.

Dinas Kesehatan Sumenep juga akan melakukan pendampingan intensif, mulai sebelum keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

"Dinkes yang menjadi mitra Kemenhaj juga inten melakukan pendampingan, baik saat sebelum berangkat, hingga mereka berangkat dan kembali ke tanah air," katanya.

Sementara itu, calhaj asal Sumenep yang dipastikan berangkat pada musim haji tahun ini sebanyak 1.330 orang.

Sebanyak 805 jemaah calon haji asal Sumenep masuk kategori risiko tinggi karena usia dan penyakit penyerta.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News