69 Siswa di Kediri Keracunan Makanan MBG, Ditemukan Bakteri E. coli
Koordinator SPPG Wilayah Kota Kediri Armeityansyah Wahyudi Putra menyebut waktu pengolahan makanan tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, uji organoleptik yang seharusnya dilakukan dalam beberapa tahapan juga tidak dijalankan secara lengkap.
“Ditemukan pelanggaran SOP, terutama pada waktu pengolahan makanan yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.
Seharusnya pengujian dilakukan setelah memasak, sebelum distribusi, dan saat diterima. Namun ada tahapan yang terlewat.
Sebagai tindak lanjut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempurejo dihentikan sementara.
“SPPG Tempurejo ditutup sementara dan distribusi dialihkan ke SPPG lain agar layanan tetap berjalan,” kata dia.
Sementara itu, Sat Reskrim Polres Kediri Kota juga turun tangan melakukan penyelidikan.
Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata mengatakan, pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak.
69 siswa di Kediri keracunan makanan MBG. Ditemukan bakteri E. coli, SPPG ditutup sementara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News