Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Tata Ulang Sistem Drainase Surabaya Selatan
“Dengan begitu aliran tidak semua terkunci di satu titik,” kata dia.
Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya Adi Gunita menjelaskan bahwa secara teknis pengalihan arus dilakukan untuk memecah beban air yang selama ini terkonsentrasi di sisi timur kota.
“Banjir ini kompleks, tidak bisa selesai dalam satu tahun karena ada tahapannya. Problem utamanya adalah beban air dari barat atau tol semuanya lari ke arah timur ke Wonorejo,” jelasnya.
Menurutnya, skema utama yang disiapkan adalah menghentikan beban air di Avur Wonorejo dan mengalirkannya langsung ke arah selatan.
“Rencananya beban yang ada di Avur Wonorejo kita hentikan, lalu kita potong langsung ke arah selatan menuju Sungai Kebon Agung,” kata Adi.
Dia menambahkan, langkah ini penting agar kapasitas saluran di wilayah hilir seperti Prapen tidak lagi kewalahan saat hujan deras.
“Kami bagi beban aliran agar tidak menumpuk di Wonocolo, Margorejo, hingga Rungkut saja,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)
Pemkot Surabaya menata ulang aliran air Surabaya Selatan untuk atasi banjir. Skema pengalihan arus ditargetkan rampung Oktober 2026.
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News