Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Tata Ulang Sistem Drainase Surabaya Selatan

Sabtu, 25 April 2026 – 11:36 WIB
Atasi Banjir, Pemkot Surabaya Tata Ulang Sistem Drainase Surabaya Selatan - JPNN.com Jatim
Pemkot Surabaya menata ulang aliran air Surabaya Selatan untuk atasi banjir. Skema pengalihan arus ditargetkan rampung Oktober 2026. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan skema pengalihan arus air sebagai langkah penanganan banjir di kawasan Surabaya Selatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penanganan banjir harus dilakukan menyeluruh dari hulu, bukan sekadar di titik genangan.

Hal itu disampaikan saat inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Ketintang Madya, Jumat (24/4) pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Eri langsung menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk melakukan rekayasa aliran air.

“Selama ini air menumpuk di Margorejo. Saya instruksikan agar aliran air dari arah Karah dan tol dipotong langsung masuk ke Rumah Pompa SWK Karah. Jangan semuanya lari ke Saluran Avur Wonorejo yang lewat Ketintang,” kata Eri.

Dia menambahkan, konsep penanganan banjir tidak boleh parsial, melainkan harus mengatur ulang catchment area agar beban air tidak menumpuk di satu wilayah.

“Dengan begitu, saluran di Margorejo sampai Prapen nantinya benar-benar hanya menampung debit air dari pemukiman setempat,” ujarnya.

Eri juga menyiapkan langkah tambahan berupa pembalikan arus dari Ketintang Baru agar aliran air dialihkan menuju saluran Kebon Agung melalui kawasan Ahmad Yani.

Pemkot Surabaya menata ulang aliran air Surabaya Selatan untuk atasi banjir. Skema pengalihan arus ditargetkan rampung Oktober 2026.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News