Viral Pusaran Angin di Suramadu, Pengendara Diminta Waspada
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Fenomena pusaran angin kencang muncul di perairan sekitar Jembatan Suramadu dan sempat menghebohkan warga. Peristiwa tersebut terekam kamera dan viral di media sosial.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan pusaran angin yang terlihat di atas permukaan laut itu merupakan fenomena waterspout.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Sutarno menjelaskan waterspout adalah pusaran angin yang terjadi di atas air, mirip dengan puting beliung di daratan.
“Kalau di air namanya waterspout, kalau di darat puting beliung. Itu terjadi dari awan cumulonimbus yang tumbuh menjulang tinggi akibat arus udara naik yang kuat,” kata Sutarno, Rabu (22/4).
Dia menjelaskan fenomena ini terbentuk akibat proses kondensasi udara yang naik secara ekstrem sehingga memicu turbulensi kuat di dalam awan.
Pusaran tersebut kemudian membentuk corong yang turun hingga menyentuh permukaan air.
“Terjadi turbulensi hebat di dalam awan, lalu membentuk putaran angin yang menyentuh air,” ujarnya.
BMKG menyebut fenomena ini tergolong lazim, terutama saat masa peralihan musim atau pancaroba.
Fenomena pusaran angin di Suramadu viral. BMKG menyebut itu waterspout akibat awan cumulonimbus saat pancaroba.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News