Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Putus Kuliah, Targetkan 1 KK 1 Sarjana
Herry menyebut, kuota tahun 2026 mencapai sekitar 23.860 mahasiswa, dengan lebih dari 11.600 penerima telah berjalan.
Untuk memastikan ketepatan sasaran, Pemkot menerapkan verifikasi berlapis, termasuk pengecekan langsung ke lapangan apabila ditemukan data yang meragukan.
“Kalau ada keraguan, tim kami turun langsung melakukan survei. Semua harus berbasis kondisi riil,” tegasnya.
Di tingkat kecamatan, pendataan dilakukan bersama RT, RW, dan Kader Surabaya Hebat (KSH). Camat Sawahan, Kanti Budiarti, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan sejak beberapa bulan lalu dengan sistem door to door.
“Kami mendatangi rumah warga satu per satu untuk memastikan pemuda yang masuk kategori benar-benar terdata,” katanya.
Dari hasil pendataan di wilayahnya, terdapat lebih dari dua ribu pemuda dalam kategori desil 1–5, dengan sebagian sudah menempuh pendidikan tinggi dan didorong untuk segera mendaftar program bantuan. (mcr23/jpnn)
Pemkot Surabaya turun ke kampung data pemuda tak kuliah. Program 1 KK 1 sarjana digencarkan lewat bantuan UKT dan uang saku bagi keluarga miskin
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News