Bayang-bayang Rudal di Timur Tengah, Jemaah Haji Ini Pilih Pasrah
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Konflik di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat masih membayangi keberangkatan jemaah calon haji Indonesia.
Salah satunya dirasakan Sukri, jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Surabaya asal Probolinggo. Dia mengaku sempat khawatir dengan ketegangan yang diwarnai serangan rudal di kawasan tersebut.
"Jadi, ada wacana uji coba, kloter 1 Kabupaten Probolinggo kalau lolos dari rudal, kami semua bisa masuk Saudia," ujar Sukri di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa (21/4).
Meski diliputi kekhawatiran, Sukri memilih pasrah dan terus berdoa menjelang keberangkatan ibadah haji.
"Kalau kami pasrah lillahi ta'ala mati hidup karena Allah karena kalau kena rudal yang mendoakan dunia. Ya, mudah-mudahan bisa minta doa selamat," jelasnya.
Sebanyak 760 jemaah haji kloter 1 dan 2 asal Probolinggo telah tiba di Asrama Haji dan dijadwalkan berangkat pada Rabu (22/4) dini hari.
Di tengah kekhawatiran tersebut, pemerintah memastikan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk memantau kondisi terbaru.
Konflik Iran-AS bikin jemaah haji cemas. Pemerintah pastikan rute penerbangan tetap aman.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News