Pemkot Surabaya Mulai Tangguhkan Layanan Warga yang Belum Validasi Data DTSEN

Selasa, 14 April 2026 – 13:32 WIB
Pemkot Surabaya Mulai Tangguhkan Layanan Warga yang Belum Validasi Data DTSEN - JPNN.com Jatim
Ilustrasi validitas DTSEN. Foto: Chat GPT

Meski demikian, Pemkot memastikan kebijakan ini bersifat sementara. Warga tetap dapat memperbarui data melalui laman resmi maupun secara langsung di kantor kelurahan.

“Setelah data diverifikasi dan dinyatakan memenuhi ketentuan, akses layanan akan dipulihkan, bahkan bisa di hari yang sama,” jelasnya.

Ke depan, seluruh layanan perangkat daerah akan terintegrasi dengan sistem data Dinkominfo, sehingga setiap pengajuan layanan akan mengacu pada status data kependudukan terbaru.

Pemkot pun mengimbau masyarakat segera melakukan pengecekan dan konfirmasi data untuk menghindari kendala dalam mengakses layanan publik.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan melalui verifikasi lapangan pada 16 Oktober 2025 hingga 20 Januari 2026.

Hasilnya menunjukkan hampir 90 persen petugas tidak menemukan warga di alamat sesuai data administrasi karena sebagian besar telah pindah tanpa keterangan jelas.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya membuka mekanisme konfirmasi mandiri sejak Februari hingga akhir Maret 2026. Dalam periode tersebut, sekitar 34–35 ribu jiwa tercatat melakukan pengecekan, dengan 4.040 KK atau setara 9.000 jiwa telah menyelesaikan konfirmasi resmi. (mcr23/jpnn)

Pemerintah Kota Surabaya mulai tangguhkan layanan warga yang belum validasi DTSEN. Akses kesehatan, perizinan hingga bansos ikut terdampak

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News