Summa Cumlaude, Jaksa Helena Jadi Doktor Perempuan Pertama PSDM Unair
Dia menekankan bahwa kompetensi jaksa tidak cukup tanpa kepemimpinan yang tepat.
Dalam penelitiannya, konsep servant leadership menjadi kunci yang mampu mengarahkan kemampuan individu menjadi kinerja organisasi yang optimal.
Helena juga menyoroti pentingnya sensitivitas sosial dalam menangani kasus yang melibatkan kelompok rentan.
Menariknya, dia mengaitkan temuannya dengan fenomena sosial saat ini melalui tagline :No Viral No Education'.
Menurut Helena, tekanan publik atau public pressure kerap memengaruhi respons penegakan hukum.
Namun, dia menegaskan aparat tidak boleh bersikap reaktif hanya karena suatu kasus viral.
“Kepemimpinan harus mampu bertindak profesional tanpa menunggu tekanan publik,” ujar Helena.
Capaian Helena menjadi bukti dedikasi akademik dan profesionalisme bisa berjalan beriringan.
Helena Octavianne jadi wisudawan terbaik Unair dengan IPK 3,97 dan predikat summa cum laude.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News