Harga Elpiji 3 Kg di Lumajang Tembus Rp40 Ribu, Polisi Siap Tindak Tegas

Jumat, 10 April 2026 – 09:54 WIB
Harga Elpiji 3 Kg di Lumajang Tembus Rp40 Ribu, Polisi Siap Tindak Tegas - JPNN.com Jatim
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar saat rapat koordinasi stabilitas elpiji tiga kilogram (kg) dan bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/4/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang

jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Polisi memastikan akan menindak tegas penjual elpiji 3 kilogram yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kapolres Lumajang Alex Sandy Siregar menegaskan praktik tersebut merupakan pelanggaran serius yang merugikan masyarakat.

"Praktik penjualan elpiji tiga kilogram di atas HET merupakan pelanggaran serius yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Penindakan tegas pun dipastikan akan dilakukan tanpa pengecualian," kata Alex, Kamis (9/4).

Dari hasil temuan di lapangan, harga elpiji bersubsidi di tingkat pengecer melonjak hingga Rp25 ribu sampai Rp40 ribu per tabung, Padahal HET di tingkat pangkalan di Lumajang sebesar Rp18 ribu, sementara harga wajar di pengecer maksimal Rp20 ribu.

Menurut Alex, kondisi itu bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi sudah masuk kategori penyelewengan distribusi.

"Itu bukan hanya soal harga, tetapi soal keadilan distribusi. Ketika harga dimainkan, yang paling terdampak adalah masyarakat kecil," tuturnya.

Sebagai langkah konkret, polisi mulai melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rantai distribusi, mulai dari pangkalan hingga pengecer.

Penindakan juga melibatkan seluruh jajaran hingga tingkat kecamatan untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.

Polisi Lumajang akan menindak penjual elpiji 3 kg di atas HET. Harga di lapangan ditemukan hingga Rp40 ribu per tabung.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News