Elpiji 3 Kg Langka di Tuban, Pertamina Tambah 12 Ribu Tabung

Rabu, 08 April 2026 – 13:32 WIB
Elpiji 3 Kg Langka di Tuban, Pertamina Tambah 12 Ribu Tabung - JPNN.com Jatim
Warga Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mengantre gas elpiji 3 kilogram, Senin (6/4). Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, TUBAN - Kelangkaan elpiji 3 kilogram atau gas melon di Tuban akhirnya direspons cepat oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Sebanyak 12.000 tabung tambahan digelontorkan untuk mengatasi antrean panjang warga yang sempat terjadi di sejumlah pangkalan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Iwan Yudha Wibawa membenarkan adanya kelangkaan elpiji 3 kilogram di Kabupaten Tuban.

“Di Tuban memang terjadi kelangkaan, ada pola konsumsi yang melonjak dari kewajaran. Kebetulan memang ada hari libur yang kebetulan biasanya kami tidak melakukan penyaluran. Untuk mengatasinya kami melakukan penyaluran," kata Iwan, Selasa (7/4).

Dia menjelaskan lonjakan konsumsi dipicu meningkatnya kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM, serta adanya pergerakan masyarakat selama libur panjang.

“Di Tuban ini agak anomali dibanding daerah lain, konsumsi meningkat cukup tinggi, mungkin ada UMKM dan kemungkinan juga akses dari liburan daerah tempat tujuan berlibur sehingga peningkatan kebutuhan UMKM di atas kewajaran,” ujarnya.

Sebagai langkah cepat, Pertamina menyalurkan tambahan 12.000 tabung LPG 3 kilogram melalui skema operasi pasar dan extra dropping.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban harus rela antre berdesakan demi mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, bahkan tidak sedikit warga yang pulang dengan tangan kosong karena kehabisan stok di pangkalan.

Kelangkaan elpiji 3 kilogram di Tuban diatasi dengan tambahan 12.000 tabung dari Pertamina.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News